Kamis, 25 Agustus 2016

Merancang Seni Rupa Murni dan Terapan

Merancang Seni Rupa Murni dan Terapan

MASAIYA.com - Merancang karya seni rupa murni ataupun seni terapan tidah ubahnya membuat desain ( gambar rancangan ) yang dilakukan sebelum menciptakan karya sebenarnya. Penciptaan karya seni rupa ini tidak lepas menggunakan unsur dan prinsip seni rupa. Di samping itu karya seni rupa murni dan terapan ini juga mempertimbangkan syarat seni rupa yang baik, karena sebagian besar berkait dengan segi prakti. Segi praktis atau nilai kegunaan (utility), meliputi :

1. Keamanan ( security )
2. Kenyamanan ( comfortable )
3. Keluwesan ( flexibility)

Pada kegiatan merancang karya seni rupa murni dan terapan untuk memperoleh hasil yang sempurna, maka unsur-unsur seni rupa haruslah diatur dan diolah dengan menggunakan kaidah-kaidah atau prinsip seni rupa. Prinsip seni antara lain : proporsi yaitu pengaturan ukuran atau perbandingan dari unsur seni. Prinsip-prinsip perbandingan yang tepat dalam pengaturan unsur akan menimbulkan keserasian (harmoni) dan keseimbangan (balance).

Dalam kegiatan merancang ini juga memperhatikan bagaimana caranya untuk menggunakan prinsip yang lain, misalnya pusat perhatian (point of interest) dan kesatuan (unity).

Menggambar rancangan berikut ini kita akan memanfaatkan teknik dan corak diwilayah Nusantara. Maka langkah - langkah menggambar berikutnya adalah memperhatikan obyek karya yang akan dibuat dengan memperhatikan bentuk dan fungsi benda.

Pengamatan terhadap model benda yang dijadikan obyek dalam menggambar rancangan dipilih dengan cermat yaitu memiliki bentuk-bentuk yang menarik perhatian, unik dan mengagumkan. Pada pengamatan ini perlu memperhatikan tentang proporsi, keharmonisan dan pencahayaan sehingga tidak lepas dari norma-norma seni rupa. Dalam pengatuan pencahayaan juga akan menimbulkan pengaruh dalam warna, tekstur bahkan pada bentuk dan bayangan benda.

Pada penyusunan hasil pengamatan dan mempersiapkan norma-norma seni rupa pada bidang dan media menggambar rancangan untuk disesuaikan dengan penampilan gambar secara keseluruhan. Pada penyusunan tersebut memperhatikan kesan karya yang menarik.

Pengamatan terhadap obyek dalam menggambar rancangan dipilih dengan cermat yaitu memiliki bentuk-bentuk yang menarik perhatian, unik dan mengagumkan yang diambil dari unsur-unsur seni rupa Nusantara.

Pada hasil pengamatan obyek dan mempersiapkan norma-norma seni rupa untuk dituangkan pada medianya, lalu rancangan dibuat dengan cara menggambarnya yang hasilnya kemudian disebut sebagai gambar rancangan.

Kegiatan merancang karya seni rupa terdiri beberapa langkah yang harus diperhatikan sebelum proses penciptaan, antara lain :

1. Mengadakan pengamatan, yaitu pengamatan langsung obyek karya seni rupa murni dan terapan mengenai teknik dan coraknya secara nyata dengan memahami tentang unsur-unsur seni rupa yang ada. Pengamatan yang tidak langsung pada karyanya yaitu dengan mempelajari beberapa sumber pengetahuan pada buku-buku, artikel atau dokumen berupa gambar, film atau slide dan internet tentang seni rupa terapan/seni kriya nusantara.

2, Pada pembuatan gambar sketsa secara global sesuai dengan unsur dan prinsip seni rupa. Gambar sketsa juga dibuat yang detail (rinci) yang menjadi ciri khas benda tersebut.

3. Penguasaan bahan dan alat, yaitu menguasai cara menggunakan alat dan bahan untuk menggambar rancangan karya seni kriya.

4. Penguasaan komposisi, yaitu untuk mendapatkan gambar rancangan yang baik seorang perancang ( desainer ) harus menguasai dan memahami pengetahuan tentang komposisi. Setiap membuat bentuk ( form ) tertentu harus memuat kaidah-kaidah komposisi atau desain sehingga mencapat nilai keindahan (estetika) yang tinggi.

BAGIKAN :

8 komentar

Jadi teringat materi seni budaya jaman sma, bermanfaat gan ane jadi flashback

Jadi flashback materi seni budaya sma

Berarti ketiga unsur diatas yaitu
1. Keamanan ( security )
2. Kenyamanan ( comfortable )
3. Keluwesan ( flexibility)
sangat berperanguh bsekali didalam merancang berbagai macam karya seni ya? , atau bagaimana, mohon pencerannya, soalnya pada saat sekolah dulu, saya juga pernah belajar ini, tpi pas SMP, jadi udah lupa lgi.. mohon pencerahannya min (y)

yan tadi kan ? kok dua kali komennya, :D

Peraturan dalam berkomentar !
--------------------------------------------
1. Berkomentarlah yang relevan sesuai topik yang dibahas diatas.
2. Gunakan bahasa yang baik dan sopan.
3. Tidak Meninggalkan Link aktif.
4. Tidak berkomentar mengandung SARA

Bang Tama

Random Post

Memuat...